Skip to main content

好きだら

Seperti biasanya, tulisanku hanya akan berisi curhatan. Walaupun sejujurnya ada banyak sekali bahan cerita dan informasi yang mungkin bisa berguna bagi teman-teman yang mau mengungsi dengan cara yang kulakukan beberapa tahun terakhir ini? Tetapi beberapa informasi rasanya bahkan sudah kadaluarsa karena tak kunjung kutulis.

2024 sudah sampai di pertengahan tahun, tak berasa sekali ya? bohong sekali rasanya pernyataanku itu. 2024 cukup mengasyikan walaupun hampir setiap saat aku memikirkan 'Lah sudah mau 25 umurku?' kaget bukan main, jika boleh mengingat apa yang ada di bayanganku 10 tahun lalu. Hahah, aku harusnya sudah punya pasangan, pekerjaan, dan setidaknya lulus dengan gelar sarjana arsitektur. 

Nyatanya, aku sudah mau 25, patah hati, belum lulus S1, belum tau mau kerja apa, masih bingung, belajar bahasa Belanda yang awalnya iseng lalu tiba-tiba ingin jadi warga negara Belanda (?), huft aku ingin menangis jika mengingat-ingat apa yang sudah aku sia-siakan. 

Tetapi hidup memang harus hidup, dinikmati. 

Aku ingin belajar bahasa Jepang kalau bahasa Inggrisku sudah masuk level C1; 

Sekian,

aku sedang galau bukan main jadi aku ingin mengetik ini saja. 


Comments

Popular posts from this blog

Sudah jadi sarjana, lalu apa?

Ik krijg zo vaak de vraag "En? En? Wat wil je worden?" Dan krijg ik 't benauwd Is dat nu al aan de orde? Apa kabar?  Semoga selalu dalam keadaan baik, sentosa, dan bahagia.  Sebagai pembuka, saya ingin memindahkan apa-apa saja yang kerap menjadi pemantik pikiran berlebihan di pikiran ini pun ingin bertanya bahwa apakah teman-teman juga merasakan bulan suci Ramadan berlalu dengan amat cepat? Setiap hari berlalu bersama hembusan angin, tak terasa kini sudah memasuki malam kedua puluh. Saya doakan semoga saya dan semuanya dapat berjumpa dan menjalani Ramadan di tahun-tahun selanjutnya dan ketakwaan diri senantiasa melekat dan kian bertambah. Aamiin. Ada beberapa hal yang ingin saya tulis dan lepaskan di blog ini, melalui tulisan-tulisan yang kian hari saya lupa mau menulis apa di tengah ramainya hal-hal yang terjadi belakangan ini. Dari #KaburAjaDulu, demonstrasi, dan lain-lain yang tepat satu tahun sudah menjadi gelisah dan takut saya.  Sesuai judul yang saya tulis, di bula...

Aku Mau Kembali

Dua bulan yang lalu, aku lupa tepatnya setelah melakukan aktivitas apa, yang pasti sore itu, aku menghabiskan jam-jam yang tersisa dengan menyusuri toko buku di sebuah mall di kota Bogor.  Setiap lorong aku datangi, kulihat beberapa buku-buku Best Seller yang ditampilkan rapi di rak yang dari semua juru bisa terlihat. Aku sentil temanku dan ku beritahu dia bahwa dua dari buku yang terterta itu sudah aku baca beberapa tahun lalu dan aku heran kok masih ada di sana aja, tanyaku. Selama kurang lebih 50 menit aku berkeliling, aku putuskan untuk tidak membeli buku baru sebagai penebusan rasa bersalah karena di rumah saja sudah numpuk belum dibaca, tiga pensil  Toko buku adalah tempat mewah, bagiku. Heh kenapa? sampai usiaku 14tahun, aku hanya pernah memberi 4 buku di Gramedia, satu Atlas, dua buku Ujian Nasional dan satu buku Mahir Bahasa Inggris (yang ini aku salah pilih, nggak ngerti aku dulu isinya apa), sisanya aku dapat koran pengasihan dan buku-buku lungsuran dari sepupuku ya...